PILAR BEKASI.COM (Bekasi Selatan) – Direktorat Jenderal (Dirjen) Perhubungan Angkutan Darat, Kementerian Perhubungan RI, meluncurkan angkutan kota (Angkot) berfasilitas pendingin udara (AC).Peluncuran ini kali pertamanya dilakukan di Kota Bekasi.
Dirjen Perhubungan Darat,Kemenhub, Pudji Hartanto mengatakan ini satu-satunya angkot yang dilengkapi fasilitas AC. Hal ini dilakukan,sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat,yang menggunakan transportasi darat.
Hal ini mengacu pada Permenhub Nomor PM 29 tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Minimal Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Dalam Trayek.”Kita harap, tahun 2018 nanti, semua angkutan umum atau konvensional di Indonesia sudah dilengkapi fasilitas AC,” harap Pudji.
Pudji mengungkapkan, lembaganya telah mengubah sebuah angkot K-02 jurusan Pekayon-Pondok Gede-Terminal Induk Kota Bekasi milik Haiva Rosi (47).Mobil Toyota Kijang milik Rosi selain menggunakan AC juga dilengkapi dengan fasilitas lain seperti jendel menggunakan gorden,dvd player dan tv layar datar berukuran 29 inchi,jelas Pudji kepada awak media di plaza Pemkot Bekasi,Senin (15/5/2017).
Menurut Pudji,biaya modifikasi ini menghabiskan Rp 15 juta dari kami,dan kendaraan milik Rosi merupakan sebuah pilot project angkutan umum yang telah memenuhi unsur kenyamanan dan keselamatan.
Meski demikian,pihaknya tidak bisa mengakomodir keinginan para pemilik angkot yang minta armadanya dibekali fasilitas AC.”Ini contoh,supaya pemilik angkot yang lain mau melengkapi kendarannya pakai AC,” ungkapnya.
Sementara dilokasi yang sama Pemilik angkot K02,Havi Rosi mengaku akan menaikan tarif angkot miliknya sebesar Rp 1.000 per orang dan uang setoran sopirnya juga dinaikan dari Rp 150.000 menjadi Rp 200.000 per hari,terangnya.
“Sebelum angkotnya dipasang Ac dan fasilitas lainnya jarak terdekat untuk tiap penumpang Rp 3.000.Setelah dipasang Ac dan fasilitas lainnya kini naik menjadi Rp 4.000, sedangkan jarak terjauh dari Rp 6.000 jadi Rp 7.000,” ungkapnya.
Menurut Rosi,kenaikan tarif angkit ini untuk mengakomodir biaya penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) akibat pengoperasian AC.
Selain itu,penggunaan aki mobil juga lebih http://www.achaten-suisse.com/ tinggi karena kendaraan juga dibekali musik agar penumpang lebih nyaman.”Kenaikan tarif sudah pasti ada, tapi naiknya dengan harga yang wajar,” pungkasnya.(Sapta)
