Bidang Pelayanan Publik DPMPTSP Raih Wow Service Excellence Award 2017

PILAR BEKASI.COM (Bandung) – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bekasi,Provinsi Jawabarat pada hari Selasa (15/8/2017) meraih penghargaan Service Excellence Award” di bidang pelayanan  publik  DPMPTSP Kota Bekasi Tahun 2017  dalam acara WOW Service Day 2017 yang diselenggarakan oleh Lembaga MarkPlus,Inc,di Grand Mercure Hotel Bandung.

Kepala DPMPTSP Kota Bekasi,Amit Riyadi menerima secara langsung penghargaan Service Excellence Award” di bidang pelayanan  publik bagi DPMPTSP Kota Bekasi dalam acara WOW Service Day 2017 oleh Deputy CEO (Chief Executive Officer) MarkPlus,Inc Jacky Mussry.Hadir mendampingi Sekretaris DPMPTSP Kota Bekasi,Lintong Ambarita dan para kepala bidang DPMPTSP Kota Bekasi.

Kepala DPMPTSP Kota Bekasi,Amit Riyadi bersyukur dan mengapresiasi dukungan dan kepercayaan warga masyarakat Kota Bekasi kepada bidang pelayanan  publik DPMPTSP Kota Bekasi.

Amit Riyadi mengungkapkan, selama bertahun-tahun MarkPlus,Inc telah menyelenggarakan ajang Service Excellence Award di berbagai kota di Indonesia.”Pada tahun 2017 MarkPlus, Inc kembali menyelenggarakan ajang ini dengan konsep yang lebih menarik dengan tajuk WOW Service Day 2017,kini mengajak seluruh Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat mengajak pelaku pelayanan untuk melampaui pelayanan prima yang dipublikasikan.

“Alhamdulillah bidang pelayanan  publik bagi DPMPTSP Kota Bekasi meraih penghargaan Service Excellence Award Tahun 2017  dalam acara WOW Service Day 2017,ini memacu kami untuk terus berupaya memberikan layanan terbaik kepada warga masyarakat Kota Bekasi,” ungkap Amit,Selasa (15/8/2017).

Selain itu pun Amit mengatakan Kali ini yang diselenggarakan 17 Kota  se-Indonesia,juga turut serta 17 Kota dan Kabupaten se-Jawa Barat yang masuk pada nominasi dalam Wow Service Day 2017.

Menurut Pria yang pernah menjabat Camat Jatiasih,Kriteria dapat penghargaan ini yakni dari hasil survey lembaga Mark Plus terkait pelayanan publik pada masyarakat,baik itu terkait digital sistem atau sistem informasi pelayanannya.

“Melalui ajang seperti ini,saya rasa dapat membuktikan dan menilai bahwasanya, di era digital ini kita sebagai penyedia pelayanan masyarakat,harus mampu dan menyiapkan sarana dan prasarananya,salahsatunya menjalankan pendekatan 55 yang membuat service semakin fower ful,” tukasnya.(Sapta)