PILAR BEKASI. COM (KOTA BEKASI) – Warga Kota Bekasi siapa yang tidak kenal dengan pejuang 45 Sa’adah bin Hadji Eman atau lebih dikenal dengan nama Hadji Djole adalah sosok yang merupakan tokoh pimpinan jawara yang berjuang melawan Belanda selama masa perang revolusi di wilayah Kota Patriot Bekasi.
Komplek makam Pejuang Bekasi pada era perang revolusi 1945 Hadji Djole bin
Hadji Eman yang berada di tengah perumahan elit Kemang Pratama 3,tanah makam seluas 1200 meter adalah makam keluarga.besar Hadji eman .
Tempat peristirahatan terakhir Sa’adah bin Hadji Eman atau lebih dikenal dengan nama Hadji Djole pejuang 45 mempertahankan ke merdekaan Indonesia saat melawan Belanda selama masa perang Revolusi di wilayah Kota Patriot Bekasi,luput dari perhatian Pemerintah Kota Bekasi.
Saat dijumpai Sofyan Hadinata cucu dari pejuang 45 Sa’adah bin Hadji Eman atau lebih dikenal dengan nama Hadji Djole mengatakan makam engkong saya ada tanda benderanya sebagai bukti sejarah bahwa di sini ada makam pejuang 45.
“Makam Sa’adah bin Hadji Eman atau lebih dikenal dengan nama Hadji Djole ,apabila hujan potensi rawan banjir karena tidak adanya drainase. ” ujar Sofyan kepada pilarbekasi. com, Selasa (8/7/25).
Semoga saja ada perhatian dari Pemerintah Kota Bekasi dan Provinsi Jawa Barat bisa membantu menjaga dan menghargai tokoh atau pejuang asal Bekasi yang pernah berjasa pada jaman perang revolusi Kemerdekaan Republik Indonesia,harapnya.
Sofyan juga mengaku sangat kecewa dengan keadaan saat ini, ia mengharapkan kepada Instansi yang bersangkutan agar bisa membenahi dan mebuat drainase di komplek makam Pejuang Bekasi pada era perang revolusi 1945 Hadji
Djole bin Hadji Eman.
“Sudah sepantasnya adanya drainase dimakam Sa’adah bin Hadji Eman atau lebih dikenal dengan nama Hadji Djole untuk mengenang jasa pahlawan membela NKRI. ” Tutupnya.(ASW)
