Subuh Keliling di Masjid Baitul Mukmin,Wali Kota Pentingkan Pelayanan Bagi Masyarakat

PILAR BEKASI.COM (Jatiasih) – Wali Kota Bekasi,Dr. Rahmat Effendi hadir dalam kegiatan subuh keliling di Masjid Kami Baitul Mukmin, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih pada Minggu (11/06/2017), di dampingi Camat Jatiasih, Nesan Sujana

Wali Kota Bekasi dalam penyampaiannya mengutarakan bahwa program program Pemerintah Kota Bekasi dalam pelaksanaan di bulan Ramadhan menjadi satu kunci pahala yang diantara nya program tarawih keliling serta subuh keliling, karena selain menambah erat silaturahmi dan komunikasi yakni juga bisa dekat dengan aspirasi dan keluhan warga yang selama ini tidak terserap dalam perencanaan.

Dalam proses pelayanan di masyarakat, Wali Kota menegaskan bahwa para pelayan masyarakat tidak lagi bertele telepon dalam mendengarkan keluhan masyarakat, di contohkan bahwa sekarang baik di Kelurahan ataupun Kecamatan sudah memiliki ruang untuk proses pelayanan dan di berikan Front Officenya untuk membantu warga yang membutuhkan.

Begitu juga para Camat dan Lurah yang harus menekankan pada bawahannya untuk turun ke lapangan, mendata warga yang kurang mampu, yang sakit bahkan yang benar benar membutuhkan bantuan tangan Pemerintah, agar warga tidak lagi kesusahan, salah satu diterapkan melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), dan percontohan untuk warga yang sakit dibuatkan Kartu Sehat Berbasis NIK.

Kartu tersebut harus dimiliki Warga Kota Bekasi yang sudah memiliki E-KTP, cukup dengan Foto Kopi E-KTP kepala keluarga dan fotokopi Kartu Keluarga sudah bisa membuat Kartu Sehat Berbasis NIK, yang guna nya jika ada salah satu keluarga menderita sakit segera pergi ke Rumah Sakit di Kota Bekasi sebanyak 39 RS Swasta yang akan menerima Kartu tersebut.

Perbedaan dengan Kartu keluaran Pemerintah pusat melalui BPJS, Kartu Sehat Berbasis NIK ini tidak harus membayar perbulannya karena sudah dianggarkan dari Pemerintah Kota Bekasi yang dana nya juga dari hasil warga membayar pajak di Kota Bekasi.

Selain itu, Kartu tersebut juga akan ditambah pada tahun 2018 untuk proses pendidikan bagi anak sekolah yang tercantum di dalam Kartu Keluarga, yang fungsinya akan mempermudah siswa untuk masuk ke dalam sekolah negeri di lingkar wilayah yang ia tinggal.

Wali Kota juga menegaskan kepada para pejabat di wilayah seperti RT dan RW yang nantinya pada tahun 2018 akan di naikan honor untuk RT 2 juta dan RW 2,5 juta yang bisa memacu motivasi dan benar benar kerja tidak lagi warga ada yang sulit membuat proses pembuatan apapun.

Setelah itu, Wali Kota menambahkan mengenai Unit Respon Cepat (URC) yang akan ditanggapi oleh beberapa dinas bagian pelayanan masyarakat, sehingga warga bisa dengan mudah mendapatkan bantuan. (Ndoet)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *