PILAR BEKASI.COM (Bekasi Selatan) – Sejak beberapa terakhir ini,masyarakat mulai merasakan dampak musim kemarau seperti kekeringan dan kebakaran.Kebakaran memang berpotensi terjadi dimusim kemarau seperti saat ini.
Pada musim kemarau,Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi,Aceng Solahudin menghimbau kepada kepada masyarakat Kota Bekasi untuk tidak membakar sampah sembarangan. “Alasannya,karena dengan membakar sampah sembarangan,dikhawatirkan efeknya bisa menyebabkan kebakaran.” Terang Aceng kepada pilarbekasi.com.
Menurutnya sekarang ini sudah memasuki musim kemarau dan melihat intens cuaca sangat panas mencapai 9 dearat Celsius.Jadi yang perlu di waspadi oleh masyarakat itu adalah sampah – sampah plastic dan pembuangan sampah,kayu yang cepat terbakar,ungkap Aceng Solahudin, Kamis(14/9/2017).
Hal tersebut juga patut di waspadai api bisa merambat dan api menyambar ke bangunan,seperti halnya belum lama ini di Pasar Baru Bekasi hampir terjadi kekabaran akibat membakar sampah kurang hati- hati dan efeknya api itu bisa menyebar ke rumah warga sekitar.
“Dari hasil analisa Damkar,yang memicu kebakaran,terkadang masih ada warga yang membakar sampah kurang berhati-hati,akhirnya api tersebut merembet kerumah warga atau gudang,”paparnya.
Dari data Dinas Kebakaran Kota Bekasi,kasus kebarakan dari bulan Janurai sampai sampai September 2017 sudah mencapai 120 kejadian di 12 Kecamatan.Dengan rata – rata di bulan agustus mencapai 20 kejadian kebakaran dan masyarakat saya pinta apabila terjadi kebakaran untuk tetap tenang dan tidak panik,bisa langsung hubungi tim kami di kontak URC 119 ataw ke 021- 15004444.
“Oleh karena itu,antisipasi dan persiapan pemadam kebakaran dari Damkar slalu Siaga,dan alhamdulilah, meskipun keterbatasn alat septinya dan keterbatasan personilnya,namun pasukan personil kami tetap semangat ,dan merespon kebutuhan masyarakat agar tidak was-was pada saat ada kebakaran,15 menit sudah langsung sampai di TKP kebakaran,”tutupnya.(Sapta)
