PILAR BEKASI.COM (KABUPATEN KEBUMEN) – Sebanyak 90 personel Bhabinkamtibmas Polres Kebumen resmi diluncurkan sebagai petugas tracer penularan Tuberkulosis (TB) Paru. Program tersebut merupakan salah satu prioritas Kapolda Jawa Tengah untuk memperkuat upaya penemuan kasus dan pencegahan penyebaran TB di masyarakat.
Launching petugas tracer TB Paru dilaksanakan di Gedung Tribrata Mapolres Kebumen, dipimpin Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama. Kegiatan itu dihadiri perwakilan Biddokkes Polda Jawa Tengah, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Kebumen dr. Aris Eko Sulistyono, para pejabat utama Polres Kebumen, serta para Bhabinkamtibmas, Kamis 4 Juni 2026.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama menjelaskan, program tracer TB Paru menjadi bentuk sinergi antara Polri, Dinas Kesehatan, puskesmas di setiap kecamatan, dan kader kesehatan di tingkat desa dalam upaya menekan angka penularan penyakit tersebut.
“TB paru merupakan program prioritas Kapolda Jawa Tengah bersama Biddokkes. Ujung tombak kegiatan ini adalah Bhabinkamtibmas,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama saat memberikan arahan.
Secara umum, tugas tracer adalah melakukan pelacakan kontak erat pasien TB Paru, membantu proses identifikasi warga yang berisiko tertular, memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, serta mendorong warga yang memiliki gejala untuk menjalani pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Tracer juga berperan dalam memantau kepatuhan pengobatan pasien sehingga proses penyembuhan dapat berjalan optimal.
Pemilihan Bhabinkamtibmas sebagai tracer dinilai menjadi langkah strategis. Selain tersebar di seluruh desa dan kelurahan, Bhabinkamtibmas memiliki kedekatan dengan masyarakat sehingga lebih mudah melakukan pendekatan, sosialisasi, maupun pendataan warga yang membutuhkan penanganan kesehatan.(Rus)
