Armada Truk Sampah Dilempari Batu, Kepala UPTD TPA Sumurbatu: Mohon Sabar karena Jalan Alternatif Masih Proses Ijin Lingkungan

PILAR BEKASI.COM (KOTA BEKASI) – Akibat penanganan longsoran sampah yang menutup akses jalan utama di dalam area TPA yang menyebabkan aktivitas pembuangan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) wilayah setempat mengalami kendala,Senin (23/2/26).

Saat dihubungi saat dihubungi melalui pesan whatsapp Kepala UPTD TPA Sumurbatu,Mochamad Syamsudin, S.AP., M.Si menyampaikan bahwa saat ini pihaknya hanya melayani pembuangan sampah dari wilayah sesuai ketentuan. Terkait kondisi lalu lintas (lalin) pelayanan, informasi telah disampaikan kepada UPTD wilayah mengenai penggunaan akses jalan alternatif untuk armada truk pengangkut sampah.

‎Ia pun menyampaikan terkait penggunaan akses alternatif tersebut masih dalam proses perizinan lingkungan dari warga sekitar. Kondisi ini mengakibatkan antrean armada truk pengangkut sampah yang menunggu kepastian izin sebelum dapat melintas menuju lokasi pembuangan.

‎“Kami mohon bersabar kepada seluruh armada truk pengangkut sampah. Akses jalan alternatif saat ini masih berproses izin lingkungan dari warga sekitar,” ungkapnya.

‎Pengalihan jalur dilakukan karena akses jalan utama di dalam TPA masih tertutup longsoran sampah dan sedang dalam tahap penanganan. Pada hari sebelumnya, jalur alternatif tersebut sempat diizinkan untuk digunakan dan tidak ditemukan kendala di lapangan,jelasnya.

“Pada hari sebelumnya akses jalan alternatif berjalan lancar tanpa kendala dengan warga sekitar. Tim keamanan juga telah mengatur mekanisme lalu lintas sehingga tetap kondusif,” lanjutnya.

‎Terkait adanya insiden atau keluhan yang terjadi hari ini, pihak TPA meminta agar dilakukan konfirmasi langsung kepada sopir armada dan UPTD wilayah, karena informasi mengenai kondisi dan mekanisme lalu lintas telah disampaikan sebelumnya.

‎Hingga berita ini diturunkan, proses penanganan longsoran sampah di dalam area TPA masih berlangsung. Pengelola berharap perizinan penggunaan akses alternatif segera tuntas agar pelayanan pembuangan sampah kembali normal dan antrean armada dapat terurai.(ASW)