PILAR BEKASI.COM (MAJALENGKA) – Dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) Kementerian Agama Republik Indonesia ke-80,sebanyak 37 siswa-siswi Madrasah Ibtidaiyah,Persatuan Ummat Islam (PUI) Talaga binaan Ibu Tika Mega Rostika, S.Sn. tampil membawakan pertunjukan angklung,bertempat di Komplek Islamic Centre Majalengka,Sabtu, (3/1/26).
Penampilan angklung ini disuguhkan sebagai bentuk partisipasi madrasah dalam memeriahkan peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama sekaligus sebagai upaya menanamkan nilai cinta budaya dan nasionalisme kepada peserta didik sejak dini.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa membawakan dua lagu, yakni “Indonesia Pusaka” dan “Manuk Dadali”, yang menggema di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Majalengka yang berhasil menarik perhatian dan antusiasme para peserta dan tamu undangan yang hadir.
Angklung merupakan alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan sehingga menghasilkan bunyi khas yang harmonis. Setiap pemain memegang angklung dengan nada berbeda, sehingga diperlukan kekompakan, konsentrasi, dan kerja sama yang baik untuk menghasilkan alunan musik yang padu.
Pengurus Karang Taruna Kecamatan Talaga selaku pelatih angklung,Yoyon Taryono
<span;>menjelaskan pada awak media dalam penampilan ini, siswa-siswi MI PUI Talaga mampu menunjukkan koordinasi dan kedisiplinan yang baik, sehingga menghasilkan harmoni nada yang indah dan tertata.
“Penampilan angklung oleh siswa-siswi MI PUI Talaga mencerminkan semangat kebersamaan serta kerja sama tim yang baik. Penampilan meriah dan penuh antusiasme dan mendapat apresiasi dari Bapak Wakil Bupati Majalengka Dena Muhamad Ramdhan,” ucap Yoyon
Ia menegaskan agar kita terus lestarikan budaya angklung sebagai warisan budaya bangsa.
”Secara keseluruhan, kegiatan ini dinilai berhasil menghadirkan nuansa positif, patriotik, dan edukatif, sekaligus berkontribusi dalam pelestarian seni musik tradisional. Kesuksesan penampilan angklung tersebut semakin menambah semarak peringatan HAB ke-80 Kementerian Agama serta menegaskan peran generasi muda madrasah dalam berkarya dengan dedikasi tinggi dan semangat kebersamaan.” tutupnya. (Evi)
