Pemkot Administrasi Jakarta Barat Gelar Dialog Bersama Warga Cengkareng

PILAR BEKASI.COM (JAKARTA) –Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Barat bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta menggelar dialog bersama warga RT 008 RW 012, Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng, Minggu (19/7).

Pertemuan yang dipimpin Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, tersebut bertujuan menyerap aspirasi warga sekaligus mematangkan rencana relokasi masyarakat terdampak pembangunan rumah pompa dan normalisasi sungai sebagai upaya pengendalian banjir.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut merupakan langkah strategis untuk mengatasi persoalan banjir yang telah berlangsung bertahun-tahun.

Ia memastikan pemerintah akan mengedepankan pendekatan humanis dalam proses relokasi warga. Berdasarkan hasil verifikasi terbaru yang dilakukan Kelurahan Kapuk, terdapat sekitar 54 kepala keluarga (KK) yang menempati 31 unit bangunan di lokasi pembangunan.

Menurut Iin, Pemkot Jakarta Barat bersama Dinas SDA DKI Jakarta dan Dinas Perumahan terus berkoordinasi agar seluruh warga terdampak dapat memperoleh hunian layak di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa). Pemerintah juga mengupayakan kebijakan dispensasi berupa pembebasan biaya sewa rusun selama enam bulan pertama.

Di bidang pendidikan, anak-anak warga akan difasilitasi untuk pindah ke sekolah negeri terdekat di sekitar rusun agar tetap memperoleh layanan pendidikan secara gratis. Sementara itu, layanan kesehatan juga diberikan melalui pemeriksaan kesehatan oleh tim Puskesmas bagi warga lanjut usia maupun warga yang sakit.

Untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi, Dinas Tenaga Kerja dan Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) akan menghadirkan Mobil Training Unit (MTU) di kawasan rusun. Pelatihan keterampilan bersertifikat, seperti menjahit, tata boga, otomotif, hingga administrasi keuangan akan diberikan kepada warga usia produktif.

Pihaknya berharap proses mitigasi bencana banjir dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat yang dipindahkan ke hunian yang lebih aman, nyaman, dan layak.(ASW)