PILAR BEKASI.COM (KOTA BEKASI) – Sebanyak 80 pengurus Karang Taruna tingkat Kota Bekasi periode 2026–2031 dijadwalkan dilantik di Plaza PCB, Kota Bekasi, pada Jumat (30/10/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi Karang Taruna Kota Bekasi untuk memperkuat peran organisasi sebagai wadah pengembangan generasi muda sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan dan kesejahteraan sosial masyarakat.
Ketua Steering Committee (SC), Haris Fadilah, mengatakan kepengurusan baru diharapkan mampu membawa semangat dan energi baru dalam menjalankan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, Karang Taruna tidak hanya berkutat pada kegiatan kepemudaan, tetapi memiliki ruang pengabdian yang luas, terutama dalam pemberdayaan masyarakat dan penyelesaian berbagai persoalan sosial.
Karang Taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda, khususnya usia 17 hingga 40 tahun. Keberadaannya diharapkan mampu menjadi ruang bagi pemuda untuk mengembangkan kreativitas, kepemimpinan, keterampilan, sekaligus kepedulian sosial.
Dalam menjalankan perannya, Karang Taruna memiliki sejumlah fungsi strategis. Salah satunya sebagai penyelenggara Usaha Kesejahteraan Sosial (UKS), dengan membantu pemerintah dalam menangani berbagai persoalan kesejahteraan sosial, terutama yang berkaitan dengan generasi muda dan kelompok rentan.
Selain itu, Karang Taruna juga memiliki peran penting dalam pemberdayaan masyarakat dan pemuda. Potensi generasi muda dapat dikembangkan melalui pelatihan, pendampingan, kegiatan kreatif, hingga penguatan kapasitas kepemimpinan.
Di bidang ekonomi, organisasi kepemudaan ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya kewirausahaan dan UMKM. Pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah menjadi salah satu langkah untuk menciptakan pemuda yang mandiri secara ekonomi dan memiliki daya saing.
Tak kalah penting, Karang Taruna juga dapat mengambil peran dalam pendidikan dan advokasi sosial. Pendampingan masyarakat, penyebaran informasi layanan publik, serta membantu membuka akses pendidikan menjadi bagian dari kontribusi organisasi di tengah masyarakat.
Karang Taruna juga diharapkan menjadi garda terdepan dalam mencegah berbagai persoalan sosial yang kerap mengancam generasi muda, seperti kenakalan remaja, tawuran, penyalahgunaan narkoba, perundungan, hingga kekerasan terhadap anak dan perempuan.
Sementara di bidang seni, budaya dan olahraga, Karang Taruna menjadi ruang bagi anak muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas. Berbagai kegiatan olahraga, pelestarian seni budaya lokal, serta aktivitas gotong royong dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan warga.
Dengan dilantiknya 80 pengurus baru periode 2026–2031, Karang Taruna Kota Bekasi diharapkan semakin solid dan mampu membangun kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha, komunitas, serta seluruh elemen masyarakat.
Kepengurusan baru juga dituntut tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menghadirkan program yang konkret, berkelanjutan dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Karang Taruna Kota Bekasi pun diharapkan dapat menjadi kekuatan sosial yang tumbuh dari masyarakat, bekerja bersama masyarakat, dan memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk mengambil peran dalam pembangunan Kota Bekasi.
Pelantikan pada Jumat mendatang menjadi titik awal bagi perjalanan kepengurusan periode 2026–2031 untuk membuktikan bahwa pemuda bukan sekadar objek pembangunan, melainkan bagian penting dari kekuatan pembangunan Kota Bekasi.(ASW)
