PILAR BEKASI.COM (SURAKARTA) — Menjelang perayaan Hari Raya Paskah 2026, Polresta Surakarta melalui Tim Patroli Srikandi Polwan mengintensifkan kegiatan patroli di sejumlah titik strategis di Kota Solo, Kamis (2/4/2026). Langkah ini dilakukan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif.
Patroli tersebut dipimpin langsung oleh Kasihumas Polresta Surakarta, AKP Umi Supriati, S.Sos, dengan menyasar jalur-jalur utama atau jalan protokol yang memiliki tingkat mobilitas tinggi. Kawasan ini dinilai rawan karena menjadi pusat aktivitas masyarakat, baik kendaraan maupun pejalan kaki.
Tidak hanya melakukan patroli secara mobile, Tim Srikandi Polwan juga mengedepankan pendekatan humanis melalui kegiatan sambang dialogis. Petugas berinteraksi langsung dengan masyarakat guna membangun komunikasi yang baik sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas.
Sasaran utama patroli kali ini adalah tempat-tempat ibadah, khususnya gereja yang akan digunakan dalam rangkaian ibadah Paskah. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta memberikan rasa aman bagi jemaat yang akan beribadah.
Sejumlah gereja yang disambangi antara lain Gereja Purbayan, GBI Keluarga Allah Elshaday, Gereja Santa Maria Regina, GKJ Margoyudan, serta GKJ Manahan. Di lokasi tersebut, petugas berdialog dengan pengurus gereja dan jemaat terkait pengamanan dan situasi lingkungan sekitar.
AKP Umi Supriati menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. “Kegiatan patroli Srikandi Polwan ini kami laksanakan sebagai upaya preventif untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif menjelang perayaan Hari Raya Paskah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendekatan humanis menjadi kunci dalam membangun rasa aman di masyarakat. “Kami juga melakukan sambang dialogis dengan pendekatan humanis kepada masyarakat agar tercipta komunikasi yang baik dan saling percaya,” lanjutnya.
Selain itu, pihak kepolisian turut memberikan imbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap barang bawaan pribadi, terutama di tempat keramaian. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi tindak kriminal seperti pencopetan maupun kehilangan barang.
Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku. “Apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” tegas AKP Umi.
Tak hanya fokus pada tempat ibadah, patroli juga diperluas ke pusat perbelanjaan, objek wisata, dan titik-titik keramaian lainnya. Polresta Surakarta berharap kehadiran Polwan di lapangan dapat meningkatkan rasa aman sekaligus kepercayaan masyarakat, sehingga perayaan Paskah dapat berlangsung dengan aman, damai, dan kondusif. (Rhizal Anggoro)
