RW 10 Kelurahan Kranji Menjadi Percontohan Program Saba Kampung

PILAR BEKASI.COM (Bekasi Barat) – Menyapa warganya lebih dekat,Camat Bekasi Barat, Kota Bekasi,Muhamad Bunyamin jalani program Saba Kampung. Bersama jajarannya, Muhamad Bunyamin sambangi warga di RW 04 Kelurahan Kranji,Jum’at (12/5/2017).

Meskipun harus berjalan kaki, Camat Bekasi Barat,Kota Bekasi, Muhamad Bunyamin rela turun kelapangan dan melakukan penyisiran guna mengetahui permasalahan yang terjadi diwilayah RW 04 Kelurahan Kranji,Kecamatan Bekasi Barat.

Dalam acara saba kampung,Camat Bekasi Barat,Kota Bekasi,Muhamad Bunyamin turun ke lapangan di dampingi Lurah Kranji Andi Kristanto dan UPTD PUPR serta UPTD Puskesmas Kranji,tampak memantau penumpukan sampah di kali dan dia menemukan berbagai permasalahan warganya.

Lurah Kranji,Andi Kristanto mengatakan Sampah dan lumpur di kali Jatiluhur, RT 01 RW 03 itu harus segera di angkat.Kita harus lakukan normalisasi, agar tidak terjadinya pendangkalan kali, yang bisa menyebabkan banjir nantinya.

Kali ini Saba Kampung yang ke 3 dilakukan di lingkungan RW 04 Kelurahan Kranji,Kecamatan Bekasi Barat,Kota Bekasi.”Saba kampung sekarang tentunya dengan penyempurnaan yang lama dalam artian hal ini juga menjadi target utama pencapaiaan tujuan,dan apa yang menjadi tujuan utama saba Kampung yaitu untuk gali potensi wilayah,kegiatan ini tentunya semakin bagus semakin mengena untuk permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat,dan itu semakin nyata adanya dan perlu penanganan segera,” Kata Lurah Kranji,Andi Kristanto kepada pilarbekasi.com,usai kegiatan tersebut.

Saba Kampung yang ke 3 ini lebih meriah,lebih sukses dan antusias warga lebih tinggi tentunya. Adapun persoalan-persoalan seperti pengurakan saluran menjadi skala prioritas karena memang di sini wilayah adalah domain Banjir,dan untuk saluran air baik saluran air primer yaitu kali beringan atau kali jatiluhur termasuk juga saluran-saluran kecil dari perkampungan atau wilayah saluran tersier juga perlu ada perbaikan, dan yang utama adalah penanganan tentang saluran air oleh dinas PUPR atau dinas terkait,jelasnya.

Menurutnya,permasalahan sampah yang ada dialiran kali jatiluhur ini,warga masyarakat RT disini seminggu sekali melakukan pembersihan,akan tetapi permasalahan sampah tersebut harus ada,dan perlu adanya penanganan serius serta budaya masyarakat yang memang saya merasa belum terbangun secara optimal ini di buktikan.”Sampah-sampah yang ada itu adalah kebanyakan sampah rumah tangga dan mereka membuang sampah sembarangan pada malam hari, saya akan menindak lanjuti bagi warga yang membuang sampah sembarangan dan itu menjadi PR untuk kita agar bisa mencegah sampah-sampah liar serta saya akan menempatkan petugas dan saya akan menindak tegas warga yang buang sampah sembarangan kekali,” tegasnya.

Sementara itu Camat Bekasi Barat, Bunyamin mengatakan,kegiatan saba kampung ini sudah yang ke 3 kali kita lakukan yang pertama di bintara ke dua bintara jaya dan ketiga di Kranji dan tahap pertama pun itu di tahun 2016 itu sudah terealisasi semua, baik itu saluran,rutilahu,dan alhamdulillah RW 10 Kelurahan Kranji ini menjadi percontohan hasil program saba kampung,tutur Bunyamin.

“Ya Saba kampung ini sangat membantu bagi masyarakat dan saya pun jadi tahu persoalan-prrsoalan yang ada diwarga masyarakat,salah satu seperti tadi adanya saluran yang harus diperbaiki. Untuk percontohan saba kampung yang kami canangkan ada lima,sampai sekarang sudah tiga tinggal dua lagi yang bellum kami saba, yakni Kota Baru dan Jaka Sampurna,” terangnya.

Setiap kami melakukan saba kampung di setiap wilayah yang paling banyak kita temukan permasalahannya adalah tentang saluran air dan banjir,itu semua perlu penanganan yang serius. Dengan adanya acara ini permasalahan yang ada dapat terealisasi semua di setiap lingkungan dan kita pun selalu bersinergi dengan UPTD–UPTD yang ada,ungkap Bunyamin,Jumat (12/5/2017).

Selain itu Bunyamin mensosialisasikan keberadaan kartu sehat berbasis NIK yang digalakan oleh Wali Kota Bekasi.

“Dengan Saba Kampung Solusi dan kesepakatan bersama semua permasalahan warga bisa terjawab dan bisa terealisasi.Tim saba kampung meninjau, mencatat keluhan warga apa maunya warga dan langsung kita kerjakan untuk menjadikan masyarakat maju, sehat dan sejahtera,” kata Bunyamin.

Mantan Kabag Pertanahan,Setda Pemkot Bekasi itu neo-eunomin – rezept und pille online kaufen | ohnerezeptfreikauf berharap agar warganya tetap menjaga kebersihan lingkungan dan pola hidup yang sehat.Untuk acara ini kami juga mengundang seluruh elemen yang ada di Kecamatan Bekasi Barat dan di seluruh elemen Kelurahan setempat agar permasalahan yang ada bisa dilakukan bersama dan saling bersinergi antara masyarakat dan pemerintah, pungkasnya, (Sapta)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *