PILAR BEKASI.COM (Bekasi Utara) – Warga Kelurahan Kaliabang Tengah Kecamatan Bekasi Utara,hari Kamis (23/3/2017) tampak memadati kantor Aula Kelurahan Kaliabang Tengah bertujuan untuk mendaftarkan kartu Program Keluarga Harapan (PKH) pada pihak BNI.
Seperti terlihat di aula kantor Kelurahan Kali Abang Tengah Kecamatan Bekasi Utara.Para warga terlihat menunggu dipanggil oleh pihak BNI,ada yang duduk dan ada pula yang berdiri.
Dalam waktu Dua hari sebanyak 1504 warga memadati kantor Aula Kelurahan Kali Abang Tengah,Kecamatan Bekasi Utara.”Setelah di daftarkan oleh pihak BNI dan warga yang telah mendaftarkan Kartu PKH tersebut nantinya dalam waktu yang di tentukan akan mendapat bantuan berupa Beras dan gula,beras dan gula yang di salurkan kepada warga,melalui warung-warung yang sudah bekerja sama dengan pihak BNI, di Kelurahan Kali Abang Tengah Kecamatan Bekasi Utara.
Hal ini disampaikan Lurah Kali Abang Tengah Sri Setyaningrum kepada pilarbekasi.com,Kamis (23/3/2017) diruang kerjanya.
Menurut wanita yang akrab disapa nuning,Warga sudah datang dari jam 07.00 wib pagi untuk mendaftarkan kartu PKH,akan tetapi pihak BNI baru sampai di Kelurahan Kali Abang Tengah pukul 10.00.”Sehingga warga yang datang dari pagi sempat mengeluhkan kinerja dari pihak BNI yang dinilai tidak Konsisiten dalam waktu pelayanannya.” Katanya.
Karena warga harus antri berdiri dari pagi sampai sore dan seharusnya lansia serta warga yang sedang sakit harus di dahulukan kasihan jika harus menunggu lama,ungkap Lurah Kali Abang Tengah Sri Setyaningrum.
Lanjut dia,jika ada warga lansia dan warga yang sedang sakit menititipkan ke warga lain tidak bisa mendaftarkan, karena memang harus ada tanda tangan atau sidik jari yang bersangkutan.
Maka dari itu kita sudah meminta agar lansia dan warga sakit di dahulukan tetapi pihak BNI tidak menggubris permintaan dari pihak kami,karena yang melayani itu semua langsung dari pihak BNI dan pihak kelurahan tidak di ikut sertakan jadi warga banyak yang mengeluh terhadap pelayanan,dan juga warga kami merupakan yang paling banyak menerima PKH,terlihak pihak BNI kewalahan menghadapi warga saya,tandasnya.
Namun,dia berharap jika ada pelayanan seperti ini tolong libatkan pihak kami agar pihak kami bisa mambantu dan bisa mencari solusi agar warga kami tidak merasa di kecewakan,pungkasnya.(Sapta)
