4 Titik Wilayah Banjir Menjadi Pantauan Wali Kota Bekasi

PILAR BEKASI.COM (Kota Bekasi) – Hujan yang melanda di Kota Bekasi menjadi keluhan para warga dari Media Sosial yakni banjir yang menggenangi beberapa titik rumah warga,Wali Kota Bekasi,Dr. Rahmat Effendi usai menyaksikan pelantikan BKM Kelurahan Kaliabang Tengah,langsung bergegas ke beberapa titik banjir di Kota Bekasi pada Sabtu (18/03/2017).

Titik banjir pertama yakni,Jalan Nangka Kelurahan Kaliabang Tengah,Kecamatan Bekasi Utara,ini menjadi titik pertama pantauan penyebab banjir oleh Wali Kota,tepat di Kali Jambe,Walikota memanggil Kepala Dinas PUPR Kota Bekasi, Tri Adhianto untuk melihat keadaan di jembatan tersebut yang meluapnya air ke jalan raya,Wali Kota berpendapat bahwa,aliran sungai yang meluap dikarenakan sempitnya saluran air yang mengarah ke kali jambe,dan juga disinyalir karena pembuatan Saluran Air yang justru malah menghambat jalannya air ke sungai.

Pantauan kedua, warga yang mengeluh di Media Sosial yakni dari Kampung Rawa Bugel,Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara,Wali Kota mendatangi wilayah tersebut bersama Kepala Dinas PUPR,menuju perbatasan tembok Sumareccon Bekasi,warga mengaku Pihak sumareccon tidak memikirkan aliran air jika terjadi hujan deras seperti sekarang dan terlihat memang alirannya ke rumah warga Rawa Bugel.Wali Kota menginstruksikan agar membuat surat pengajuan ke pihak Sumareccon yang dilayangkan dari Dinas PUPR Kota Bekasi,agar segera menindaklanjuti perihal keluhan warga di wilayah tersebut.

Titik pantau wilayah banjir berikutnya, di wilayah Cevest tepatnya di belakang Stadion Patriot Chandrabaga,Wali Kota langsung turun ke saluran air dan melihat langsung aliran sisi kiri berbeda dengan aliran sisi kanan yang deras mengarah ke Sungai di Kayuringin, setelah memantau,Wali Kota berpendapat adanya sumbatan di dalam tersebut, alhasil,Wali Kota menegaskan kepada Dinas PUPR Kota Bekasi untuk membawa alat pengeruk sambah dan mesin penyedot untuk area tersebut,dan segera di tindak lanjuti untuk kelancaran saluran air tersebut.

Terakhir,pantauan di wilayah Pengasinan dan Taman Narogong,cuaca yang hujan Wali Kota tetap lakukan pantauan berjalan kaki sampai pom Bensin Jatimulya,disinyalir penyebab banjir perumahan pondok Hijau, Kelurahan Pengasinan juga karena sumbatan aliran sungai,Wali Kota juga sempat melihat sisi kiri pom bensin agar segera dilayangkan surat intruksi pembongkaran bangunan di atas tanah Negara,dan sesegara mungkin di bereskan semua.

Usai lakukan pantauan,Wali Kota sempat duduk di depan warung untuk mengadakan rapat dadakan dengan Jajaran Dinas PUPR Kota Bekasi,agar menjadikan pemecahan masalah banjir diluar dari pembangunan Folder air,dan juga tetap berani untuk melayangkan surat intruksi mengenai berdirinya gedung di atas tanah Negara. (Sapta/Ndoet)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *