PILAR BEKASI.COM (KAB SUKABUMI) – Bupati Sukabumi Asep Japar bersama Wakil Bupati Sukabumi Andreas melaksanakan kegiatan Muhibah Ramadan 2026 di Masjid Jami Al-Muhajirin, Kampung Ciburial RT 01/01, Desa dan Kecamatan Gunungguruh, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari tradisi Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan capaian pembangunan selama satu tahun kepemimpinan.
Asep Japar mengatakan, Muhibah Ramadan menjadi momentum memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menyelaraskan program pembangunan dengan visi Kabupaten Sukabumi yang Mubarakah, yakni maju, unggul, berbudaya, dan berkah.
“Silaturahmi yang dikemas dalam bentuk Muhibah Ramadan ini merupakan tradisi Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang terus kami jaga. Ini momentum untuk menebar kebaikan sekaligus menyampaikan capaian pembangunan kepada masyarakat,” ujar Asep Japar.
Angka kemiskinan berhasil ditekan menjadi 6,41 persen. Kami akan membangun ratusan hunian tetap di Palabuhanratu dan Gegerbitung. Kami menyadari masih banyak kekurangan, tetapi kami akan terus semangat membangun.”
“Silaturahmi yang dikemas dalam bentuk Muhibah Ramadan ini merupakan tradisi Pemerintah Kabupaten Sukabumi yang terus kami jaga. Ini momentum untuk menebar kebaikan sekaligus menyampaikan capaian pembangunan kepada masyarakat,” ujar Asep Japar.
Dalam kesempatan tersebut, ia memaparkan sejumlah capaian strategis. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, angka kemiskinan di Kabupaten Sukabumi berhasil ditekan menjadi 6,41 persen pada tahun pertama kepemimpinannya.
“Alhamdulillah, satu tahun kepemimpinan kami, sejumlah indikator menunjukkan hasil positif. Salah satunya angka kemiskinan yang berhasil ditekan menjadi 6,41 persen,” ungkapnya.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga mendorong peningkatan Upah Minimum Kabupaten (UMK) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan pekerja.
Di bidang pendidikan, pemerintah daerah terus memperluas akses beasiswa bagi masyarakat, termasuk kerja sama pendidikan dengan Universitas Nusa Putra dan Universitas Muhammadiyah Sukabumi.
Pada sektor sosial dan perumahan, ratusan unit rumah tidak layak huni telah diperbaiki melalui program rehabilitasi rumah tidak layak huni. Pemerintah Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan pembangunan hunian tetap bagi penyintas bencana.
“Dalam waktu dekat, kami akan membangun ratusan hunian tetap di Palabuhanratu dan Gegerbitung. Pembangunan ini melibatkan berbagai pihak agar masyarakat terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal yang layak,” jelasnya.
Selain program pembangunan fisik, kegiatan sosial seperti bazar sembako murah dan pembagian bantuan kepada masyarakat turut dilaksanakan dalam rangkaian Muhibah Ramadan. Bahkan, tahun ini pemerintah daerah menyiapkan hadiah umrah bagi warga yang beruntung.
Meski demikian, Asep Japar mengakui masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu dibenahi. “Apa yang kami kerjakan memang belum sepenuhnya memenuhi harapan masyarakat. Namun, kami akan terus semangat membangun Kabupaten Sukabumi agar semakin baik,” tegasnya.
Sementara itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi Boyke Martadinata menyampaikan bahwa Masjid Jami Al-Muhajirin menjadi lokasi kedua dalam rangkaian Muhibah Ramadan tahun ini.
“Kegiatan silaturahmi ini akan terus dilaksanakan selama Ramadan dengan menghadirkan berbagai aksi yang bermanfaat bagi masyarakat. Tadi pagi kami juga mengadakan bazar sembako murah yang mendapat antusiasme tinggi dari warga,” ujar Boyke.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat mempererat hubungan antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Kegiatan Muhibah Ramadan ditutup dengan tausiah keagamaan.(Red)
