PILAR BEKASI.COM (KAB.KEBUMEN) – Usai mengikuti rangkaian peresmian dan pengajian,Bupati melanjutkan kegiatan dengan meninjau langsung program ketahanan pangan masyarakat setempat.
Dalam peninjauan tersebut, Bupati melihat budidaya ikan nila menggunakan sistem RAS (Recirculating Aquaculture System), sebagai salah satu inovasi yang dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi warga.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan program budidaya ikan nila sistem RAS ini merupakan langkah nyata dalam membangun ketahanan pangan sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
“Program ini sangat bagus, karena selain mendukung ketahanan pangan, juga bisa menjadi penguatan ekonomi masyarakat desa. Pemerintah daerah akan terus mendorong program-program produktif seperti ini,” ungkap Bupati.
Menurutnya,peresmian Gedung Dakwah dan peninjauan ketahanan pangan ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Kebumen dalam memperkuat pembangunan di sektor keagamaan, infrastruktur, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat menuju Kebumen yang lebih maju dan sejahtera.
Kunjungan berlanjut ke “Bedu Bibit” milik Yuli Budi Hartini. Di sini, mata Bupati tertuju pada pohon alpukat yang berbuah ranum. Menariknya, saat pemilik bibit hendak memberikan buah secara cuma-cuma sebagai penghormatan, Bupati Lilis dengan halus namun tegas menolak.
“Ini ada yang matang ngga? Saya mau beli. Kalau dikasih, saya ngga mau. Saya maunya beli,” tegas
Bupati kemudian memetik sendiri alpukat jenis Red Vietnam yang dikenal unggul dan cepat berbuah hanya dalam waktu 2,5 tahun tersebut. Ia pun tak segan mengajak warga untuk ikut menanam.(Setyo)
