PILAR BEKASI.COM (LAMPUNG) – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani meninjau sejumlah ruas jalan rusak di Kabupaten Pesawaran. Peninjauan dilakukan di Jalan Raya Kedondong, Desa Way Layap, Kecamatan Gedong Tataan; di sekitar Balai Desa Halangan Ratu, Kecamatan Negeri Katon; hingga jalur menuju Kantor Bupati Pesawaran.
Di titik-titik kerusakan, Gubernur Mirza berdialog dengan warga yang selama ini terdampak kondisi jalan berlubang dan kerap tergenang air saat hujan. Kerusakan tersebut dinilai menghambat mobilitas masyarakat serta aktivitas ekonomi sehari-hari.
Selain Jalan Raya Kedondong, Gubernur Mirza meninjau ruas Jalan Branti Raya yang menghubungkan Kecamatan Natar, Negeri Katon, hingga Gedong Tataan. Ruas ini merupakan jalur vital dan diproyeksikan mengalami peningkatan arus kendaraan menjelang mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Dalam kesempatan itu, Gubernur Mirza menegaskan bahwa penanganan yang dilakukan saat ini bersifat sementara, dengan fokus pada penutupan lubang dan penebalan badan jalan guna mengurangi risiko kecelakaan selama arus mudik. Perbaikan permanen direncanakan dimulai setelah Hari Raya Idulfitri 1447 H agar tidak mengganggu kelancaran lalu lintas saat puncak mudik.
Persoalan drainase juga menjadi perhatian. Genangan air yang kerap meluap dinilai menjadi salah satu penyebab utama percepatan kerusakan aspal. Karena itu, pembenahan drainase akan dilakukan sebagai bagian dari perbaikan menyeluruh agar konstruksi jalan lebih awet dan tahan lama.
Peninjauan tersebut turut didampingi Bupati Pesawaran Nanda Indira bersama jajaran OPD Provinsi Lampung. Warga pun menyambut baik langkah ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memastikan perbaikan infrastruktur yang berdampak langsung pada keselamatan dan kenyamanan masyarakat.
Bupati Nanda menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi Lampung terhadap infrastruktur di wilayahnya.
“Adapun keempat ruas tersebut merupakan akses utama yang menopang mobilitas warga lintas kabupaten dan seluruh pekerjaan fisik dijadwalkan dilaksanakan setelah Idul Fitri 2026.”ujarnya.
Sementara itu, penanganan jalan berlubang di titik lain akan dilakukan melalui dana pemeliharaan sebelum arus mudik Lebaran guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat.(Ana)
