PILAR BEKASI.COM (INDRAMAYU) — Wiralodra Sindang Art Festival kembali digelar sebagai ajang ekspresi dan pertukaran gagasan seni budaya lintas daerah, Jum’at (26/12/25).
Salah satu agenda utama dalam festival ini adalah Podcast Kebudayaan bertema “Denyut Seni di Wiralodra Sindang Art Festival”, yang melibatkan peserta dan pegiat seni dari berbagai wilayah, yakni Bengkulu, Bandung, Banten, Yogyakarta, Karawang, Cirebon, serta Indramayu sebagai tuan rumah.
Kegiatan ini digagas dan dilaksanakan oleh Karang Taruna Kecamatan Sindang sebagai bagian dari upaya strategis mempromosikan kekayaan seni dan budaya daerah ke tingkat nasional.
Panitia pelaksana, Taryono Jamal, menyampaikan bahwa festival ini tidak hanya menjadi ruang pertunjukan, tetapi juga sarana edukasi budaya bagi generasi muda, khususnya pemuda Indramayu.
“Melalui Wiralodra Sindang Art Festival, kami ingin memperkenalkan seni budaya lokal Indramayu ke publik yang lebih luas, sekaligus menumbuhkan rasa cinta, kebanggaan, dan kepedulian pemuda terhadap warisan budaya daerah,” jelas Taryono Jamal.
Ketua Karang Taruna Kecamatan Sindang, Andi Sutrisno, turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia pun menyampaikan penghargaan kepada Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Indramayu yang telah mengasosiasi dan mendorong lahirnya kegiatan positif dan produktif bagi pengembangan kreativitas pemuda.
“Wiralodra Sindang Art Festival menjadi bukti nyata bahwa Karang Taruna mampu berperan aktif sebagai motor penggerak kegiatan seni, budaya, dan edukasi yang berdampak luas serta membangun jejaring kebudayaan antar daerah.” Ungkap Andi Sutrisno kepada pilarbekasi.com,Jum’at (26/12/25).
Wiralodra Sindang Art Festival dijadwalkan berlangsung selama dua hari, pada 26–27 Desember 2025, dan diharapkan menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat identitas kultural Indramayu serta memperluas jejaring seni di tingkat regional dan nasional,tutupnya.(EVI)
