PILAR BEKASI.COM (Bekasi Selatan) –Badan Pendapatan Daerah Kota Bekasi berikan penghargaan dan punishment kepada Perangkat Daerah yang capaian pendapatan asli daerah tertinggi dan terendah tahun 2016 di Plaza Kantor Walikota Bekasi,Senin (29/3) pagi.
Penghargaan dan punishment diserahkan bersama oleh Wali Kota Rahmat Effendi,Sekretaris Daerah Rayendra Sukarmadji,Asisten Administrasi Umum Dadang Hidayat,S.E. dan Kepala Bapenda Kota Bekasi H. Aan Suhanda.
Kepala Bapenda Kota Bekasi mengatakan pendapatan daerah merupakan salah satu sumber pendapatan yang sangat potensial bagi pembiayaan pelaksanaan dan peningkatan pembangunan dan kemasyarakatan di Kota Bekasi
“Sehubungan dengan itu maka perlu diberikannya penghargaan dan punishment kepada Perangkat daerah yang berperan secara aktif dalam merealisasikan target capaian pendapatan Asli Daerah untuk tujuan pembangunan” ujarnya.
Diharapkan dengan adanya pemberian penghargaan dan punishment ini para kepala Perangkat daerah yang sudah melampaui target dapat mempertahankan atau meningkatkan lagi PADnya,sedang yang belum mencapai target menjadi bahan evaluasi sehingga tahun mendatang target akan tercapai,pungkasnya.
Tiga perangkat daerah yang mendapat capaian PAD tertinggi pada tahun ini adalah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kota Bekasi sebagai peringkat pertama,kedua RSUD Kota Bekasi dan ketiga Dinas Kesehatan Kota Bekasi.
Sedangkan untuk tiga perangkat daerah yang capaiannya terendah diberikan dengan simbol bendera hitam kepada Dinas Pemuda,Olahraga,Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bekasi sebagai PAD terendah kemudian Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Kota Bekasi sebagai kedua terendah dan Dinas Bangunan dan Permukiman Kota Bekasi (sapta/gie).
