PILAR BEKASI.COM (KOTA BEKASI) – Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat,Ade Puspitasari menggelar kegiatan Penyelenggaraan Pengawasan Pemerintahan di Rw 05 Kelurahan Jati Luhur, Kecamatan Jati Asih,Kota Bekasi,Jum’at (21/11/25).
Kegiatan ini menjadi ajang penyampaian aspirasi sekaligus evaluasi sejumlah program pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Ade Puspitasari menyampaikan Kegiatani ni menjadi wadah penting untuk mengawal jalannya program-program pemerintahan daerah Jawa Barat agar berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran, sekaligus memastikan manfaat benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke tingkat Rukun Warga (RW).
“Alhamdulillah kegiatan ini direspon positif para kader posyandu di RW 05 Kelurahan Jati Luhur,pada kesempatan tersebut suasana hangat dan penuh kekeluargaan terjadi saat dialog saya dengan para peserta,” katanya.
Ade juga menyoroti pentingnya kesehatan mental, terutama bagi remaja,keluarga dan kelompok rentan.Pemerintah harus mengadakan seminar atau pelatihan parenting dan komunikasi keluarga guna mengurangi konflik sosial dan meningkat kan ketahanan keluarga.
“Pemerintah Kota Bekasi harusnya membentuk atau memperkuat pos layanan psškologis di puskesmas atau kelurahan, agar masyarakat mudah mengakses bantuan mental dan emosional bekerjasama dengan Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI),Universitas, atau lembaga terkait untuk memberikan layanan konsultasi dan edukasi kesehatan mental.” ungkap srikandi partai berlambang pohon beringin, Jum’at (21/11/25).
Menurut Ade,evaluasi dan pengawasan berkelanjutan DPRD bersama pemerintah Kotá perlu melakukan monitoring dan evaluasi berkala atas implementasi kebijakan sosial dan kesehatan mental masyarakat serta membentuk forum komunikasi lintas sektor (DPRD, Pemkot, psikolog, tokoh masyarakat) untuk menindak lanjuti hasil temuan pengawasan dan memastikan keberlanjutan program.
Berdasarkan hasil kegiatan pengawasan penyelenggaraan pemerintahan yang dilaksanakan pada hari ini berjalan dengan baik dan partisipatif dan hadirnya narasumber seorang psikolog menunjukkan pentingnya perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan psikologis,pungkasnya.(ASW)
