PILAR BEKASI.COM (Jakarta) – Wali Kota Bekasi Dr.Rahmat Effendi hari ini bertempat di Gereja Immanuel Sinode Gereja Protestan Indonesia Bagian Barat (GPIB) melakukan kunjungan kerja dalam rangka menegaskan Komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga toleransi kerukunan umat beragama di Kota Bekasi.
Didamping Kepala Bappeda Kota Bekasi Ir.Koswara,Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bekasi H.Mujani,Sekretaris FKUB Kota Bekasi H.Hasnul Kholid.
Wali Kota Bekasi tersebut mengatakan bahwa toleransi kerukunan umat beragama di Kota Bekasi bukan hanya lips service saja,tapi menjadi bagian dari arti kata Insan itu sendiri dalam visi Bekasi yang maju,sejahtera dan Ihsan.Kerukunan umat beragama merupakan hal yang diatur oleh undang-undang,dan Kota Bekasi yang dijuluki miniaturnya indonesia dengan kerukunan beragamanya terus menjaga apa makna toleransi itu sendiri.
“Warga Kota Bekasi yang majemuk menujukkan kita arti kebersamaan dalam bingkai toleransi itu sendiri.Saya harus berdiri disemua umat dan semua agama mempunyai hak dan kewajiban yang sama,termasuk hak mendirikan rumah ibadah yang ada dan juga memiliki kewajiban yang sama untuk mentaati aturan yang berlaku.Kata Ihsan itu artinya sempurna dalam pemikiran yang ukurannya absolute ,dimana tidak ada lagi perasaan iri dan dengki antar umat beragama,Tuhan itu tahu di setiap derap langkah kita dalam mencari kebajikan dan semua agama tentunya mengajari kita untuk saling menghormati antar umat beragama.Agama saya mengajarkan bahwa Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin yang artinya Islam agama yang membawa rahmat dan kesejahteraan bagi semua seluruh alam semesta, termasuk hewan, tumbuhan dan jin, apalagi sesama manusia walau berbeda agamanya”tegas Rahmat Effendi yang beberapa waktu lalu dinobatkan sebagai bapak toleransi beragama.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kerukunan antar umat beragama mutlak diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Terlebih bangsa Indonesia merupakan bangsa majemuk, dengan beragam agama yang tumbuh.
Dilokasi yang sama,Ketua Senode GPIB Pusat,Romambie mengatakan bahwa GPIB menyambut baik kunjungan kerja Wali Kota Bekasi dalam menjaga kerukunan umat beragama khususnya di Kota Bekasi dan ia juga menegaskan pentingnya saling menghormati antar umat beragama serta saling menghormati dan toleransi merupakan dasar dari kerukunan itu sendiri. Sehingga menciptakan keamanan dan ketertiban,ungkapnya.
“Wali Kota Rahmat Effendi ini mungkin satu-satunya Wali Kota yang tidak henti-hentinya mengkampanyekan arti toleransi beragama dalam bingkai NKRI,ini bisa dilihat di pemerintahan yang dipimpinnya ada yang namanya majelis kerukunan beragama tiap kecamatan, bahkan ada juga di tiap kelurahan,ini menunjukan bahwa Wali Kota ini memang pantas disebut bapak toleransi.”jelas Romambie.(Sapta/dimz)
