PILAR BEKASI.COM (Pondokgede) – Calon Wali Kota Bekasi,Dr Rahmat Effendi, Kamis (19/4/18) silaturahmi dengan sejumlah ulama di wilayah Kecamatan Pondokgede menyatakan keprihatinannya terhadap isu yang menerpa jelang pelaksanaan Pilkada Kota Bekasi 27 Juni mendatang.
Dalam silaturahmi ini, Rahmat Effendi memberikan klarifikasi terkait isu tentang agama yang berkembang akhir-akhir ini. “Kalau dibilang saya berpihak kepada non muslim,saya tujuh turunan dilahirkan dari keluarga muslim,” tegas Dr Rahmat Effendi.
Hadirnya Calon Wali Kota Bekasi nomor urut 1,Rahmat Effendi, dengan para pemuka agama Islam yang digelar di kediaman Ketua PK Partai Golkar Kecamatan Pondokgede, Faisal, di Jalan Durian 1B No 18 RT 004 RW 11,Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, siang tadi.
Nampak hadir dalam silaturahmi saat itu, diantaranya H Nur Ali, KH Sarbini, KH Iwan Estiawan, KH Jawaz Abdul Khaer, H Syamsuddin HM, H Rosmiadi Halim. Selain itu nampak hadir tokoh masyarakat setempat, seperti Muhammad Nawawi Umar, Abdurrahman Nawawi, Ustad Ahmad Murodi Musyid.
Menurutnya keimanan dan keyakinan seseorang itu berasal dari HATI berdasarkan kepercayaan yang dianut, maka dari itu kita tidak boleh mendiskriminasi suku dan budaya tersebut.
Dikota Bekasi ini sangat prular dan heterogen dengan jumlah penduduknya kurang lebih 2,8jt jiwa dan warganya harus merasa aman serta nyaman agar investasi masuk dan berkembang di Kota Bekasi.
Menurutnya setiap warga berhak untuk memeluk agama yang di yakini nya bila mana mereka ingin beribadah dari sudut mana dipandang kurang baik nya, dan lagi ada jemaatnya ada pengurusnya.
Pada saat di kepemimpinan Dr Rahmat Effendi menjadi Wali Kota pertanggal 13 Febuari 2018 kmrin masjid yang sudah diresmikan ada 1248 masjid
Disaat zaman yang sudah modern ini, jangan mudah terprovokasi issu-issu yang tidak jelas atau HOAX maka itu harus cerdas dalam menerima informasi, maka dari itu kita harus saling menghormati budaya masing-masing jangan memproganda agama untuk kepentingan politik.(asw/REC)
